Membalas Kejahatan Dengan Kebaikan

Ketika kita dijahatin sama orang, mungkin yang terbesit didalam benak kita adalah “kok orang itu jahat banget sih sama aku, padahal aku kan gak berbuat jahat sama dia”. Hmm, ya itulah mungkin yang dirasakan di hati kita. Oke deh, aku mau bahas tentang hal ini ya, cekidot ;)

Apa yang terjadi ketika kita tidak salah tetapi malah kita dijadikan umpan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab dan akhirnya sakit hati yang didapat bukan ;) Ya, memang di dunia ini tidak terlepas dari hal-hal yang seperti itu, ada saja yang suka usil dengan hidup kita padahal kita tidak melakukan apa-apa, hehehehehehe ;)

Dan ada juga temanku yang sharing dan sebut saja A dan B adalah orang yang ingin dibantu, ceritanya A ingin melakukan yang terbaik untuk orang yang dikasihinya yaitu B tapi apa yang terjadi? B malah menuduh A melakukan yang tidak-tidak. Dan A pun bingung kenapa malah dia yang dituduh seperti itu. Dan dengan berkorban untuk B, tapi pengorbanannya seolah-olah tidak dianggap.

Ya, dari kisah diatas menunjukkan bahwa tidak semua hal yang menurut kita baik, belum tentu juga baik buat orang, hehehehehehe ;) Mengapa? Karena setiap dari kita memiliki karakter yang berbeda-beda dan tidak dapat ditebak. Alih-alih kita tulus untuk membantu eh malah dikira ada embel-embel alias ada maksud didalamnya, hehehehehehe ;) Ya, mau gimana lagi siapa yang bisa menebak hati orang ;) Memang tidak ada yang pasti di dunia ini karena penuh dengan ketidakpastian, hihihihihihi :D

Dan untuk itu, dari setiap apa yang kita lakukan dan kita alami tidak lepas dari masalah-masalah yang bisa jadi menguntungkan atau malah merugikan untuk diri kita. Dan apa yang harus kita lakukan agar dapat tetap bertahan dari semuanya itu? Tetaplah berbuat baik walaupun kita dijahatin sama orang lain, mengapa? Biar orang lain sadar akan perbuatannya, karena kalau kita membalas kejahatan dengan kejahatan maka bisa ditebak akan semakin memperkeruh suasana bukan ;) Dan percaya deh, ketika kita tetap baik dengan orang yang jahat dengan kita, justru orang itu akan malu loh dan berpikir “ini orang sudah dijahatin kok malah baik ya”. Nah, setiap orang yang sudah dewasa tentunya bisa berpikir donk, hehehehehehe ;)

Aku ada kalimat yang bisa membuat hati kita tersentuh, yang aku ambil dari pernyataan Mother Theresa:

Bila engkau baik hati, bisa saja orang lain menuduhmu punya pamrih. Tapi bagaimanapun, berbaik hatilah.

Bila engkau jujur dan terbuka, mungkin saja orang lain akan menipumu. Tapi bagaimanapun, berbahagialah.

Bila engkau mendapat ketenangan dan kebahagiaan, mungkin saja orang lain jadi iri. Tapi bagaimanapun, berbahagialah.

Bila engkau sukses, engkau akan mendapat beberapa teman palsu, dan beberapa sahabat sejati.  Tapi bagaimanapun, jadilah sukses.

Apa yang engkau bangun selama bertahun-tahun mungkin saja dihancurkan orang lain hanya dalam semalam. Tapi bagaimanapun, bangunlah.

Kebaikan yang engkau lakukan hari ini, mungkin saja besok sudah dilupakan orang. Tapi bagaimanapun, berbuat baiklah.

Bagaimanapun, berikan yang terbaik dari dirimu.

Pada akhirnya, engkau akan tahu bahwa ini adalah urusan antara engkau dan Tuhanmu. Ini bukan urusan antara engkau dan mereka.

~Membalas kejahatan dengan kebaikan akan membuat orang sadar akan arti dari ketulusan~

*Give the best from all that we got because all are God`s gifts*

Salam Semangat,

^_^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>