Pengertian direct selling menurut APLI adalah
Metode penjualan barang dan/atau jasa tertentu kepada konsumen dengan cara tatap muka di luar lokasi eceran tetap oleh jaringan pemasaran yang dikembangkan oleh Mitra Usaha dan bekerja berdasarkan komisi penjualan, bonus penjualan dan iuran keanggotaan yang wajar.
Dan pengertian MLM menurut APLI adalah
Multi Level Marketing (Pemasaran Multi Tingkat), maksudnya adalah : Metode pemasaran barang dan/atau jasa dari sistem Penjualan Langsung melalui program pemasaran berbentuk lebih dari satu tingkat, dimana mitra usaha mendapatkan komisi penjualan dan bonus penjualan dari hasil penjualan barang dan/atau jasa yang dilakukannya sendiri dan anggota jaringan di dalam kelompoknya.
Hmmm, apa yang ada di pikiran kalian ketika mendengar kata MLM? Hehehehehehe
Pasti jawabannya adalah upline, downline, prospek, produk, jaringan, dll hihihihihi
Ketika kita menawarkan produk, mungkin ada yang bisa menerima dan ada yang langsung alergi (pengalaman pribadi, hihihihihi)
Oke deh, aku mau bahas tentang MLM ya, cekidot guys
MLM adalah singkatan dari Multi Level Marketing atau biasa disebut dengan pemasaran jaringan yang merupakan salah satu jenis dari direct selling. MLM biasanya ada yang namanya upline (istilah kerennya atasan
) dan ada downline (istilahnya anak buah
), dan MLM yang murni harus memiliki sertifikat APLI alias Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia. Nah kalau misalkan kalian temui yang mengaku MLM tapi tidak ada sertifikat dari APLI, wah perlu dipertanyakan tuh, mengapa? Karena yang namanya MLM itu kan Multi Level Marketing, nah yang namanya marketing harus ada produk donk yah, makanya harus ada produk yang harus dijual entah berbentuk barang atau jasa, dan itulah yang disebut marketing alias menjual. Kalau tidak ada sertifikat dari APLI, bisa jadi itu hanya money game, hati-hati ya guys, karena itu bisa merusak citra MLM lainnya
Biasanya entah kita sedang di kantor, kampus, sekolah, atau tempat umum lain, bahkan ketika kita sedang mengantri di bank banyak loh orang-orang MLM untuk memprospek calon member
Wajar donk kalau kita memprospek orang-orang, karena memang itulah tujuannya
Tapi seringkali aku dengar bahwa yang namanya MLM itu menguntungkan atasan, enak donk gak kerja tapi dapat income dari downline (Read: anak buah)? Hmm, itu tidak sepenuhnya benar loh guys. Dari pengalaman MLM yang pernah aku jalani yaitu produk kesehatan K-Link, hal itu aku tangkis, mengapa? Karena ketika ada downline kita yang belanja untuk tutup poin (Tutup poin adalah istilah syarat untuk memperoleh bonus bulanan) dan upline tidak bisa tutup poin, maka sang upline tidak bisa mendapatkan bonus loh, nah adil bukan? Tapi ada yang namanya poin grup, yang artinya total dari keseluruhan poin jaringan. Jadi sistemnya adalah siapa yang bekerja ya itu yang dapat
Banyak orang yang ketika mendengar MLM itu ada yang langsung tutup kuping, bahkan langsung menolak mentah-mentah, karena ya mungkin image tentang MLM sudah tercemar akibat MLM lain yang istilahnya ada yang bilang “memanfaatkan downline”, tapi itu tidak sepenuhnya benar. Gak usah khawatir guys, MLM itu murni penjualan kok, Cuma bentuknya saja yang jaringan, so tidak ada money game didalamnya
Dan didalam MLM biasanya ada seminar/training untuk mengupas produk yang ada didalam MLM tersebut. Contoh: aku dulu yang menjalani MLM tentang kesehatan ya seminarnya yang mengupas tentang kesehatan juga guys
Jadi product knowledge itu sangat diperlukan untuk meyakinkan pembeli loh, jadi kalau ada member MLM yang belum mengikuti training/seminar itu, segera ikut ya untuk menambah pengetahuan tentang produk
Dan yang aku ambil pelajaran tentang MLM ini adalah kita dapat mempunyai banyak teman loh, mengapa? Karena memang ada target untuk prospek dalam sehari biasanya, hihihihihihi
Walaupun ditolak sana sini, tapi dapat teman loh, enak bukan
Dan aku yang bukan bergelut dibidang kesehatan saja setidaknya tahu sedikit istilah-istilah kedokteran, bukannya itu bermanfaat
Sebenarnya MLM itu dapat membantu loh untuk mengeluarkan potensi yang ada didalam diri kita, mengapa? Karena biasanya kita ditantang untuk memprospek orang dan itu membutuhkan keberanian loh (pengalaman juga, karena aku dulu orangnya pemalu dan takut, hihihihihi), nah bukannya itu juga menambah nilai lebih didalam diri kita guys
Dan ada banyak hal lain yang didapatkan disana. Untuk awal untuk belajar memasarkan barang, MLM boleh lah dicoba, tapi cari yang benar-benar ya, jangan sampai salah ya guys. Sekarang banyak sekali bertebaran MLM kok, so cari saja yang kamu suka
Tapi karena dulu pas kuliah tidak diperbolehkan untuk ikut MLM oleh ortu, ya sudah aku berhenti deh, disuruh fokus kuliah dulu katanya, tapi ada banyak manfaat sih yang aku peroleh dari MLM itu, ilmunya banyak, hihihihihi
Nah, masih alergi dengan yang namanya MLM? Jawab di hati masing-masing ya dan itu pilihan kalian, kalaupun memang belum tertarik, masih banyak kok metode penjualan yang lainnya, so pintar dan cerdas memilih ya guys
Oke deh, sekian pembahasanku tentang MLM
~MLM adalah sistem penjualan jaringan dan harus memiliki sertifikat APLI. Hati-hati dengan metode penjualan money game yang berkedok MLM~
*Give the best from all that we got because all are God`s gifts*
Salam Semangat,
^_^